PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN
MEDIA PEMBELAJARAN
DI ERA TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI
A. PENGERTIAN MEDIA
Media berasal dari bahaa latin yang mempunyai arti “ANTARA”. Makna tersebut dapat diartikan sebagai alat komunikasi yang digunakan untuk membawa suatu informasi dari suatu sumber kepada penerima. Sejumlah pakar membuat batasan tentang media, salah satunya AECT, menurut AECT media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan menyalurkan pesan atau informasi.
Dari batasan ini dapat disimpulkan bahwa pengertian media dalam pembelajaran adalah segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke peserta didik yang bertujuan merangsang mereka untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.
B. JENIS dan KLASIFIKASI MEDIA
Jenis media yang dimanfaatkan dalam proses pembelajaran cukup beragam mulai dari media yang sederhana sampai pada media yang cukup rumit dan canggih. Salah satu klasifikasi yang dapat menjadi acuan dalam pemanfaatan media adalah klasifikasi yang dikemukakan oleh Edgar Dale yang dikenal dengan kerucut pengalaman, Dale mengklasifikasikan media berdasarkan pengalaman belajar yang akan diperoleh oleh pesrta didik, mulai dari pengalaman belajar langsung, pengalaman belajar yang dicapai melalui gambar, dan pengalaman belajar yang bersifat adstrak. Untuk lebih jelasnya berikut gambar kerucut pengalaman Edgar Dale.
Bentuk klasifikasi yang disusun oleh Heinich ini pada dasarnya adalah penggolongan media berdasarkan bentuk fisiknya, yaitu apakah media tersebut masuk dalam golongan media yang tidak berproyeksi atau yang berproyeksi, atau apakah media tersebut masuk dalam golongan media yang dapat didengar lewat audio atau dapat dilihat secara visual, dan lain – lain. Berikut susunan klasifikasi menurut Heinich :
| KLASIFIKASI | JENIS MEDIA |
| Media yang tidak diproyeksi (non projected media) | Realita, model, bahan grafis (graphical material), display |
| Media yang diproyeksi (Projected media) | OHT, Slide, Opaque |
| Media Audio (Audio) | Audio kaset, audio vision, active audio vission |
| Media Video ( Video) | Video |
| Media berbasis komputer (computer based media) | Computer Assisted Instruction (CAI) Computer Managed Instruction (CMI) |
| Multimedia kit | Perangkat praktikum |
A. PERAN MEDIA
Dalam proses pembelajaran media memiliki kontribusi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pengajaran. Media tidak saja membantu pengajar dalam menyampaikan materi tetapi memberikan nilai tambah pada kegiatan pembelajaran. Kemp,dkk (1985) menjabarkan sejumlah kontribusi media dalam kegiatan pembelajaran antara lain :
1. Penyajian materi ajar menjadi lebih standar
2. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik
3. Kegiatan belajar dapat menjadi lebih interaktif
4. Waktu yang dibutuhkan untuk pembelajaran dapat dikurangi
5. Kualitas belajar dapat ditingkatkan
6. Pembelajaran dapat disajikan dimana dan kapan saja sesuai dengan yang diinginkan
7. Meningkatkan sifat positif peserta didik dan proses belajar menjadi lebih baik
8. Memberikan nilai positif bagi pengajar
Heinich et al (1996) melihat kontribusi media dalam peruses pembelajaran secara lebih global ditinjau dari kondisi berlangsungnya proses pembelajaran seperti berikut :
1. Proses pembelajaran yang bergantung pada kehadiran pengajar
Pada kondisi ini, penggunaan media dalam proses pembelajaran umumnya bersifat sebagai pendukung bagi pengajar.
2. Proses pembelajaran tanpa kehadiran pengajar
Media dapat digunakan secara efektif pada pendidikan formal dimana pengajar yang tidak dapat hadir karena sesuatu dan lain hal.
3. Pendidikan jarak jauh
Pendidikan jarak jauh adalah keterpisahan antara pengajar dengan peserta didik dalam proses pembelajaran, peran media dalam pendidikan jarak jauh dapat mengatasi masalah jarak, ruang dan waktu.
4. Pendidikan khusus
Media sangat penting dalam pembelajaran khusus dimana peserta didiknya adalah yang memiliki keterbatasan kemampuan misalnya ; keterbelakangan mental, tuna netra, atau tuna rungu.
B. MEDIA YANG TIDAK DIPROYEKSI
Jenis media yang tergolong dalam media yang tidak berproyeksi yaitu :
1. Realita adalah benda nyata yang digunakan sebagai bahan ajar. Ciri media realita adalah bendaasli yang masih berada dalam keadaan utuh, dapat dioprasikan, hidup, dalam ukuran sebenarnya dan dapat dikenali sebagaimana wujud aslinya.
2. Model, menurut Brown model didefinisikan sebagai benda nyata yang dimodifikasi. Menurut Heinich model adalah gambaran yang berbentuk tiga dimensi dari sebuah benda nyata. Prnggunaan model dalam pembelajaran dimaksudkan untuk mengatasi kendala pengadaan realita.
3. Bahan Grafis, media grafis mudah digunakan karena tidak membutuhkan peralatan serta relative murah, Brown et al melihat setidaknya ada lima jenis media grafis dalam kegiatan pembelajaran yaitu graft, chart, diagram, kartu, poster. Dan menurut Heinich menyebutkan beberapa media grafis yaitu gambar diam, sketsa, diagram, chart, graft, poster dan kartu.
4. Papan display, berbagai media yang tidak diproyeksi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran menggunakan tempat untuk mendisplay, banyak pilihan yang digunakan untuk mendispaly yaitu papan tulis (blackboards), Whiteboards, copyboards, dan bulletin boards.
C. MEDIA YANG DIPROYEKSI
Media yang tergolong media yang diproyeksi antara lain :
1. OHT, merupakan media yang paling sering digunakan, kerena relative lebih mudah mempersiapkan materi atau pun pengoprasiannya. Untuk mendapatkan hasil yang baik dibutuhkan alat tulis khusus.
2. Slide, media slide dapat menampilkan gambar yang sangat realistis. Hal ini disebabkan bahan dasar media slide merupakan film fotografis. Penggunaan slide dalam proses pembelajaran dapat digunakan dengan ataupun tanpa suara.
3. Media audio, merupakan media yang sangat flesikbel, relative murah, praktis dan ringkas, serta mudah dibawa. Dengan karakteristik yang dimiliki media audio sangat efektif digunakan dalam beberapa bidang studi seperti bahasa, drama, dan seni musik.
4. Media video, video digunakan pada bidang studi yang banyak mempelajari keterampilan motorik.
5. Media berbasis computer, media komputer dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektifitas proses pembelajaran, selain itu komputer juga dapat dimanfaatkan dalam suatu jaringan yang memungkinkan proses belajar menjadi lebih luas.
6. Multimedia kit, dapat diartikan sebagai paket bahan ajar yang terdiri dari beberapa jenis media yang digunakan untuk menjelaskan sasuatu topic, yang dilengkapi dengan study guide, lembar kerja, dan modul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar